Bukan Ijazah, 8 Hal Ini Akan Menentukan Nasibmu untuk Jadi Sukses

Adverstisement



Tidak sedikit orang merasa semakin tinggi titel yang diregohnya, maka akan semakin tinggi pula kesuksesan yang akan mengiringinya. Padahal hal itu hanya mindset yang belum tepat.

Gelar yang telah kita dapatkan tidak akan menentukan perjalanan karier ke depannya. Hal yang harus selalu diingat adalah kerja keras yang disertai semangatlah yang wajib dijadikan sebagai patokan dasar.

Hingga detik ini jika kamu masih sering merasa rendah diri dengan jenjang pendidikan yang kamu raih, maka pahamilah 8 hal ini dengan akal sehatmu!

1. Semangat dan kerja keras adalah hal penting yang harus dimiliki. Tanpa hal itu Anda tak akan mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan



Di luar sana banyak orang yang mengandalkan selebaran ijazah untuk menjemput mimpinya. Terlepas dari hal tersebut, Anda membutuhkan semangat yang selalu membara dan kerja keras yang terus-menerus.

Saat Anda mulai menghentakkan kaki menuju dunia pekerjaan, Anda akan dituntut untuk bekerja keras supaya sanggup menaiki anak tangga secara terus-menerus menuju puncak kesuksesan. Semangat 45 pun dibutuhkan agar Anda tidak memutuskan untuk lempar handuk di tengah jalan.

{Jangan lupa baca juga: 4 Nasehat Bijak Ali bin Abi Thalib}

Apabila hingga menit ini masih terlintas di benak Anda bahwa ijazah adalah kunci yang akan membawa sukses. Jangan tunggu lagi, segera ubah pikiran keliru tidak benar itu! Yang akan menentukan orang menuju ke puncak kesuksesan bukan kertas persegi empat yang bernama ijazah itu, namun kerja keras dan tekat yang kuatlah yang akan mengantarkanmu menuju manisnya puncak kehidupan.

2. Terlalu mengandalkan ijazah untuk mendapatkan pekerjaan

Tidak jarang gelar sarjana yang berada di belakang nama membuat kita lupa akan makna perjuangan. Sudah bukan rahasia lagi, untuk mendapatkannya memang membutuhkan perjuangan mati-matian selama paling sedikit 3,5 tahun.

Bangun pagi demi kuliah, malam tidak tidur mengerjakan tugas, belum lagi ketika harus jatuh bangun bergelut dengan skripsi seperti jerat belenggu yang menggantung di leher. Seringkali faktor inilah yang dijadikan alasan untuk merasa tegak kepala terhadap gelar yang sudah tertera di belakang nama.

Mari kita menelaah lebih jauh! Sebenarnya sikap rendah hatilah yang harus Anda cari. Dengan mengadopsi sifat jumawa, secara tidak sadar telinga Anda telah tertutup untuk masuk saran serta ilmu yang akan diinjeksi oleh orang lain. Kejadian inilah yang akan menggiringmu ke dalam jurang petaka suatu saat.

3. Percaya diri sebagai senjata bagimu saat hendak merajut bisnis sendiri. Rasa rendah diri tak perlu dipelihara, walaupun Anda tidak mengenyam pendidikan tinggi yang menembus cakrawala




Selain kegigihan serta sikap lainnya yang perlu dicari, percaya diri yang tinggi merupakan hal yang wajib Anda miliki sebagai landasan awal. Kepercayaan diri ini bisa digunakan sebagai motor sekaligus senjata untuk memproteksi diri ketika merintis karier esok hari. Sehingga Anda tidak akan mencari kambing hitam sebagai alasan yang akan membuatmu merasa rendah diri hanya karena jenjang pendidikanmu yang setinggi ilalang.

4Ijazah bukanlah komponen yang paling utama. Kegigihan harus ada dalam diri Anda agar bisa mendulang sukses di dunia kerja



bukan saja semangat dan kerja keras yang dibutuhkan, Anda juga memerlukan kelincahan supaya bisa mendatangkan sukses dalam dunia kerja. Seberkas keuletan yang dipunya lebih bernilai daripada sehelai ijazah sarjana.


Sifat gigih akan membantumu terus mencari inovasi dan solusi ketika diterpa berbagai badai masalah. Kegigihan jugalah yang pada akhirnya mampu menyelamatkanmu dan akan menerbangkanmu menuju pintu sukses kelak.

5. Gelar sarjana tak boleh membuatmu tegak kepala. Sikap rendah hati adalah modal untuk mengantarmu  berlayar di jenjang karir nantinya

Pendidikan akan menemanimu sampai ke jenjang interview saja. Kemudian, integritas dan etos kerja yang memegang kendali segalanya untukmu.

















Sejujurnya ijazah yang kamu miliki saat ini hanya berfungsi sebagai wahana untuk bisa sampai ke level interview saja. Ketika nantinya kamu sudah mulai menyelam ke dalam dunia kerja, etos kerja serta integritaslah yang akan menjadi penilaian.

Kertas ijazahmu hanya sebagai pemanis saja, hanya hasil kerjamulah yang dijadikan pertimbangan kariermu ke depan, seperti kata pepatah, “Apa yang kamu tuai itu yang kamu petik.”

Ingat! Jika detik ini Anda masih saja masih saja membawa-bawa ijazah, maka jangan menunggu pagi lagi, segara buang sifat dan pikiran virus itu.

Tekan dirimu dirimu untuk selalu bisa meningkatkan etos kerja serta integritas supaya bisa melanjutkan kariermu hingga ke stage yang lebih hebat lagi.

6. Zaman ini semua orang hampir punya gelar pendidikan panjang. Namun, orang-orang yang bertahan adalah orang yang berdedikasi
 

Kita jangan menutup mata, bahwa di dunia ini banyak orang yang telah berkorban hingga pada akhirnya akan membawa hasil manis dengan mendapatkan ijazah. Kendatipun demikian, kita jangan merasa minder dan takut bersaing dengan mereka.

Siapapun yang bisa bertahan di tengah terpaan badai adalah mereka yang berdedikasi tinggi, orang-orang itu belajar di kampus, kita menempa diri di alam.

Walaupun Anda tidak mengantongi gelar tertulis seperti sarjana itu, akan tetapi dengan sifat dedikasi tinggi yang kita punya, maka bukan hal mustahil untuk mengalahkan dan kita akan berada jauh di atas mereka para insan akademis.

7.Gelar sarjana yang belum berhasil dipetik tidak perlu dirutuki, yakinlah bahwa Anda sanggup menciptakan jalan sukses sendiri


Setiap orang memiliki jalur pendakian masing-masing menuju titik keberhasilan. Tuhan akan memberikan jalan sukses yang berbeda-beda kepada setiap orang, maka Anda juga harus yakin bahwa Dia tidak akan lupa memberikan petunjuk untukmu jika kamu mau menjemputnya.

Hampir semua menggunakan ijazah sebagai motor penggerak utama, namun yang sukses karena tekun dan kerja keras hanya sedikit. Tentunya kesuksesan yang menyertai Anda tergantung ukiran yang dibuat.

Jangan menyalahkan dirimu sendiri oleh karena tidak menempuh pendidikan tinggi, Anda harus membisikkan kepada Anda sendiri bahwa "Aku bisa." Sebagaimana orang lain telah melakukannya.

Apa pun gelar yang Anda miliki, jika mau mencoba pasti berhasil, tak peduli jika pendidikan Anda hanya terhenti sampai sekolah dasar saja. 

Keluarkan kemampuan yang ada dan modali dirimu dengan mental super. Selalu katakan pada dirimu pantang pulang sebelum sampai ke bukit sukses, Anda akan berhasil di masa yang akan datang apapun latar belakang pendidikanmu sekarang, mau SD, SMP, SMA sama saja.

8. Doa hampir sama dengan mindset
Hal yang paling sering dilupakan oleh banyak orang adalah berdoa, yang harus disadari juga, selain kita berusaha keras dan mengandalkan semua kepintaran kita, yang punya andil besar untuk sukses adalah doa selalu meminta kepada tuhan.

Pekerjaan tanpa doa adalah sia-sia, begitu juga sebaliknya. Tuhan akan mendengar permohonan hambanya yang mau meminta. Maka mulai dari sekarang sertakan doa dalam kerjamu serta urusan lainnya juga maka kamu akan menemukan jalan terjal.

Ayo sobat tunggu apalagi, segera berdoa seraya bekerja dan jangan lupa ucapkan juga selamat tinggal kepada zona nyaman, jadikan itu sebagai musuhmu. Keep spirit.
Adverstisement

Subscribe to receive free email updates:

Adverstisement